Sabtu, 04 Agustus 2012

Penjualan Smartphone: Samsung Kalahkan Apple








 

Jakarta - IDC baru saja merilis hasil penjualan smartphone di kuartal kedua (Q2) tahun 2012. Hasilnya terjadi peningkatan hingga 42,1% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Sepanjang Q2 ini, para vendor smartphone berhasil mengapalkan 153,9 juta unit. Terjadi kenaikan bila dibandingkan dengan pengapalan di kuartal yang sama di tahun lalu, yakni 108,3 juta unit.

Samsung dilaporkan masih mencengkram kuat dari segi penjualan. Menurut data IDC, vendor asal Korea Selatan itu sukses menjual sebanyak 50,2 juta unit smartphone. Sukses besar ini tak lepas dari Galaxy S III yang baru saja diluncurkan.

Hasil tersebut membuat Samsung menguasai market share di pasar ponsel cerdas ini sebanyak 32,6%. Demikian yang detikINET dari Boy Genius Report, Kamis (2/8/2012).

Sementara itu posisi kedua, ditempati Apple dengan iPhone-nya. Di Q2 2012, Apple berhasil menjual 26 juta unit. Ini menjadikan perusahaan berbasis di Cupertino itu, menguasai market hingga 16,9 %.

"Samsung dan Apple bisa dengan cepat menguasai penjualan smartphone global dengan menyasar market yang berbeda," tukas analis senior IDC Kevin Restivo.

"Samsung 'menembak' pasar dengan menghadirkan smartphone untuk segala segmen. Kontrasnya, Apple justru menguasai pasar dengan menghadirkan ponsel cerdas untuk segmen atas," tandasnya.

Keyboard Tipis Logitech, Sulap iPad Jadi 'Laptop'

Jakarta - Sebuah riset menyebutkan, pemilik tablet adalah konsumen yang paling gemar membeli aksesoris. Tentu saja ini menjadi sasaran empuk Logitech yang memang bermain di segmen aksesoris perangkat digital.

Pekan ini, Logitech menghadirkan Ultrathin Keyboard Cover untuk iPad ke Indonesia. Country Manager Logitech Indonesia Kurniadih Sutanto mengklaim keyboard cover super tipis ini bisa menjadi solusi all-in-one.

"Selain berfungsi sebagai pelindung dengan desain stylish, cover ini juga menyediakan keyboard untuk mengetik dan melakukan aktivitas kreatif lainnya dengan nyaman," kata Kurniadih.

detikINET mendapat kesempatan berkenalan dengan produk yang dijuluki sebagai 'smart cover' ini. Apa saja keunggulannya?



Kesan pertama melihat dan menyentuhnya, cover ini memang terlihat cukup tipis, hanya 8 mm saja. Ditenteng pun terasa ringan karena bobotnya hanya 327 gram.

Karena tipis dan ringan, perpaduan iPad dan covernya ini seketika menjelma menjadi 'laptop' ramping. Yang menarik, warna cover berbahan alumunium ini persis mengikuti iPad sehingga tampak serasi saat disandingkan.



Menggunakan cover keyboard ini cukup mudah. Pertama kali, pengguna hanya perlu melakukan pairing cover dengan iPad. Pemakaian selanjutnya, cukup aktifkan Bluetooth di iPad dan cover, maka keduanya otomatis terkoneksi.

Cover ini sebenarnya kompatibel untuk semua perangkat yang dilengkapi Bluetooth, termasuk tablet Android bahkan smartphone. Namun tentunya Logitech merancang cover ini sebagai belahan jiwa iPad sehingga penggunaan maupun penampilannya lebih maksimal jika digunakan dengan tablet besutan Apple tersebut.



Menyusuri tepian cover, di salah satu sisinya disematkan klip magnetik yang pintar. Disebut pintar karena klip ini langsung melekat sempurna dengan iPad. Fungsi lainnya, langsung membangunkan dan mematikan iPad ketika kita membuka atau menutupnya.

Pada tepian lain di sebelah kanan, terdapat tombol mengaktifkan Bluetooth, tombol power, dan port micro USB.



Di bagian tengah, terdapat dudukan magnetik. Warnanya yang putih sedikit mengganggu keharmonisan seluruh tampilan keyboard yang hitam. Tapi berbicara soal fungsinya, dudukan ini mampu menopang iPad pada sudut yang sempurna dan nyaman untuk pandangan mata.

Bagaimana dengan keyboardnya? Keyboard chiclet ini nyaman untuk digunakan mengetik. Jarak antar tombol sekitar 1,5 mm sehingga jemari tidak akan 'keseleo' saat mengetik. Terdapat pula sejumlah tombol shortcut untuk kemudahan navigasi.

Catatan lain, warna hitam glossy keyboard mungkin akan sedikit bermasalah bagi mereka yang apik. Warna ini dengan mudah mencetak bekas sidik jari atau telapak tangan sehingga keyboard tampak jorok jika tidak rajin mengelapnya.

Tapi secara keseluruhan, penampilan cover ini menawan dan menawarkan fungsi tambahan yang dibutuhkan pengguna iPad. Berminat? Ultrathin keyboard cover dibanderol di kisaran harga Rp 1,1 juta dan tersedia mulai pertengahan Agustus.

Gameloft Siapkan Game 'Kelas Berat' untuk Android


Jakarta - Gameloft siap memperkenalkan game anyar mereka yang diprediksi akan mengoptimalkan kemampuan Android. Game tersebut dibuat dengan Unreal Engine besutan Epic yang tersohor.

Unreal Engine, merupakan sebuah sistem yang dipakai untuk membuat sebuah game. Engine buatan Epic Games ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998 melalui game Firts Person Shooter (FPS) bertajuk Unreal. Sejak saat ini sistem ini bagai sebuah standart dari game-game berkualitas.

Sistem Unreal Engine sendiri indentik dengan game komputer yang butuh daya besar, namun belakang tak hanya mulai merambah ke konsol game seperti PlayStation 3 dan Xbox 360 tapi juga ke platform mobile seperti smartphone dan tablet PC.

Melalui akun Facebook-nya, Gameloft tampaknya ingin membuat para gamer penasaran. Produsen asal Prancis ini memamerkan sebuah gambar yang bertuliskan The story of Gameloft 1st Unreal Game will soon be revealed. Seperti dikutip detikINET, Sabtu (4/8/2012).

Belum jelas game apa yang akan diluncurkan Gameloft, namun produsen ini memang dikenal piawai dalam membuat game seru untuk smartphone dan tablet. Kita tunggu saja peluncurannya.

Jumat, 03 Agustus 2012

Microsoft "Windows 8 Sudah Rampung"



Jakarta - Microsoft memastikan bahwa mereka telah menyelesaikan produksi sistem operasi Windows 8. OS tergress itu kini sudah dirilis ke para mitra manufaktur atau statusnya RTM (release to manufacturing).

"Belum lama ini kami mulai merilis Windows 8 kepada PC OEM dan para mitra manufaktur," kata Stephen Sinofsky, President of Microsoft's Windows Group yang detikINET kutip dari ComputerWorld, Kamis (2/8/2012).

RTM adalah tahap penting. Hal ini menandakan bahwa kode software yang komplet telah dikirim ke produsen komputer yang memerlukan uji coba pada driver dan software di perangkat. Juga pada developer yang mengerjakan program untuk Windows.

Dua minggu lalu, Microsoft juga telah mengumumkan bahwa Windows 8 akan dipasarkan pada 26 Oktober 2012.

Microsoft masih belum memberi kepastian soal harga jual produk barunya tersebut. Namun menurut salah satu produsen notebook di Taiwan, Microsoft rencananya akan mematok Windows 8 untuk distributor mulai harga USD 60 atau sekitar Rp 550 ribuan. Lengkapnya, untuk Windows 8 versi OEM ini dijual USD 60 sampai USD 80.

Sementara untuk Windows 8 Pro termasuk Office dihargai USD 80-100, dan sistem operasi yang dimaksimalkan untuk prosesor ARM, Windows 8 RT, dijual dengan harga USD 50-65 termasuk Office.

Perlu diingat, harga yang ditawarkan ini bisa saja berubah di tangan konsumen akhir. Karena selain dibundling langsung dengan PC, Windows 8 bisa dibeli secara 'eceran'.

Windows 8 diklaim mengusung perubahan maksimal dari versi sebelumnya, selain antarmuka baru yang bergaya Metro, OS ini juga mampu dioptimalkan untuk layar sentuh.

Perusahaan teknologi asal Redmond ini diharapkan dapat melanjutkan kesuksesan Windows 7 yang sudah terjual 680 juta lisensi.

Xperia Go, Android Kebal Air ala Sony



Beberapa produsen Android merilis ponsel tahan banting, dengan salah satu indikasinya tahan terhadap siraman air. Bahkan ditenggelamkan pun, handset jenis ini tidak akan mengalami kerusakan dalam jangka waktu tertentu.

Xperia Go, demikian namanya, adalah handset tahan banting terbaru dari Sony. Vendor asal Jepang ini memang sudah beberapa kali mengeluarkan handset dengan kemampuan serupa di masa lalu.

Seperti apa kemampuan ponsel yang satu ini dan apakah kelebihannya hanya tahan air semata? Simak sisi baik dan buruk Xperia Go berikut ini.


Desain Stylish


Ponsel tahan banting cukup identik dengan penampilan yang garang. Namun tidak demikian dengan Xperia Go. Malah boleh dibilang wujud handset ini terlihat 'manis'.

Ya, secara umum orang mungkin tidak menduga bahwa Xperia Go dirancang tahan banting. Baru setelah dibenamkan dalam air, orang mungkin akan ngeh bahwa handset ini sangar juga.

Bentuknya yang kecil terasa pas dalam genggaman tangan. Patut dicatat bahwa bodinya terbuat dari plastik sehingga mengurangi karakter sebagai handset mahal.

Seperti ponsel pada umumnya, berbagai tombol dan port terdapat di sekujur bodi Xperia Go. Tombol micro USB dan headphone jack tertutup cukup erat sehingga melindungi ponsel jika terkena air.

Casing bagian belakangnya bisa dibuka, tapi hanya sebatas itu saja. Sebab seluruh bagian dalamnya termasuk baterai terlindungi dan tidak bisa dibuka. Untuk memasukkan Sim Card dan microSD, ada semacam tatakan khusus yang bisa dikeluarkan dan dimasukkan lagi.

Selain stylish, ponsel ini juga cukup tipis. Dari sisi desain dan konstruksinya, bolehlah dibilang menarik. Meski mungkin bahan plastiknya tidak disukai semua orang.

Layar tidak maksimal


Layar seluas 3,5 inch jadi andalan Xperia Go untuk menampilkan konten. Dilihat sepintas, kualitasnya tidak maksimal. Tampilan gambar terasa kasar dan kurang jernih.

Wajar saja, ternyata resolusinya hanya 480 x 320. Kecemerlangan layar cukup jauh di bawah smartphone kelas atas. Namun tidak terlampau buruk dan lama-lama pengguna mungkin juga terbiasa.

Layarnya sudah dibekali dengan lapisan anti gores. Sehingga cukup memberi kenyamanan pada penggunanya, tidak perlu takut jika tergesek benda tajam.

Xperia Go masih memakai sistem operasi Android 2.3 alias Gingerbread. Seperti biasa, terdapat berbagai macam kustomisasi interface khas Sony.

Tampilan aplikasi bawaan sudah didesain sedemikian rupa dan terlihat cukup menarik. Lima buah homsecreen di layar utama siap diisi dengan berbagai menu sesuai keinginan pemiliknya.

Terdapat juga berbagai pilihan themes khas ponsel terbaru Sony dengan walpaper berupa asap berwarna warni. Namun perubahan tema hanya sebatas perubahan warna saja, tidak sampai terjadi perubahan drastis pada interface-nya.

Performa lumayan


Jeroan Xperia Go lumayan juga. Sony membekalinya dengan prosesor dual core ST Ericsson NovaThor U8500 dan RAM 512MB. Operasional ponsel berjalan mulus, tidak ada gejala lag yang berarti.

Namun demikian, terkadang akses menu tidak responsif. Sehingga perlu dua kali klik untuk masuk ke aplikasi yang diinginkan.

Storage internal Xperia Go cukup besar. Yaitu 4GB sehingga dapat lumayan banyak menampung data. Jika tidak cukup, disediakan slot microSD sampai kapasitas 32GB.

Browser bawaan Xperia Go cukup baik kinerjanya, meski lagi-lagi kadang kurang mulus. Pengguna bisa mencoba browser altenatif seperti Opera yang bisa diunduh secara gratis. Namun mengingat layarnya yang cukup kecil, aktivitas ngenet mungkin kurang maksimal. Layar yang kurang tajam pun berimbas pada kurang baiknya tampilan website.

Xperia Go punya sertifikasi IP67 yang artinya handset ini tahan air dan tahan debu. Dimasukkan ke dalam bak mandi dengan kedalaman maksimal 1 meter, ponsel ini tidak akan mengalami kerusakan. Namun waktu terpapar dalam air maksimal hanya 30 menit.

Di dalam air, layar sentuhnya cukup sukar dioperasikan. Namun begitu diangkat ke tempat yang kering, bisa berfungsi normal dengan cepat.

Kamera dan lain lain


Kamera 5 megapixel di Xperia Go berfungsi lumayan. Ada beberapa fitur standar yang berguna termasuk scenes mode, autofocus dan sebagainya.

Penjepretan foto berjalan lumayan cepat dan hasilnya baik dalam kondisi cahaya memadai. Di dalam kegelapan, disediakan lampu flash untuk membantu penerangan.

Handset ini juga punya kemampuan rekam video definisi tinggi 720p. Hasilnya tidak mengecewakan dan rekaman berjalan tanpa terpatah-patah.

Audio di ponsel ini dibekali teknologi bernama Xloud, untuk memperkencang suara tanpa mengurangi kualitasnya. Didengarkan melalui headset memang hasilnya mantap.

Namun speakernya terdengar kurang nendang. Mungkin imbas dari lapisan kedap air di handset ini.

Baterai berkekuatan 1.305 mAh menjadi sumber tenaga Xperia Go. Dapat bertahan sekitar seharian dalam sekali isi ulang. Tergantung seperti apa pemakaiannya.

Kesimpulan


Bagi mereka yang mencari ponsel tahan air dengan desain yang stylish, Xperia Go bisa masuk dalam daftar incaran. Terlebih ia sudah berkategori smartphone Android dengan beragam kecanggihan. Sisi negatifnya terletak pada layar yang kurang jernih dan bodi terbuat dari plastik. Handset ini bisa ditebus dengan harga Rp 3 juta.

Android Kuasai 68% Pasar Smartphone Dunia



Android masih menjadi raja di pasar smartphone. Penelitian terbaru menyebutkan, market share pengapalan smartphone Android secara global mencapai 68%, jauh di atas para pesaingnya. 

Setidaknya itulah hasil penelitian dari biro riset Canalys. Sekitar 100 juta unit dari 158 juta unit ponsel yang dikapalkan pada kuartal kedua 2012 menjalankan OS 'robot hijau'. 

Seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Jumat (3/8/2012), posisi kedua ditempat iOS yang digunakan di iPhone. Menurut data Canalys, pangsa pasar iOS adalah 16,4%. 

Berada di posisi ketiga adalah BlackBerry dengan pangsa pasar 5,4%. Berturut-turut selanjutnya adalah Symbian 4,1%, Windows Phone 3,2%, dan Bada 3,3%. 

Salah satu faktor terbesar yang membuat Android berkuasa adalah dominannya OS ini di China yang saat ini adalah pasar smartphone terbesar di dunia. Pada kuartal lalu, 81% ponsel yang dikapalkan di China memakai Android. Sebagian adalah produk lokal seperti Huawei dan ZTE.

"Kebangkitan brand papan atas China dikarenakan beberapa faktor. Reaksi cepat mereka pada permintaan pasar dan pemahaman yang dalam terhadap kebiasaan konsumen lokal menjadi kunci kesuksesannya," kata Nicole Peng dari Canalys.


Samsung Galaxy Note 10.1 dengan Prosesor Quad Core Resmi Diluncurkan, Harga 750 USD


Samsung akhirnya telah meluncurkan edisi revisi dari Samsung Galaxy Note 10.1. Jika sebelumnya menggunakan prosesor dual core 1.4 GHz, maka kini tablet tersebut datang dengan prosesor quad core 1.4GHz. Untuk resolusi layar, tablet ini masih menggunakan resolusi WXGA (1280 x 800 piksel). Mengenai keberadaan slot S-Pen, belum ada informasi dari Samsung.
Pihak Samsung memang belum mengumumkan secara resmi terkait keberadaan tablet tersebut. Namun, Ubergizmo berhasil melihat kemunculan tablet tersebut di salah satu retail elektronik Amerika Serikat, yakni Negri Electronics.
Selain datang dengan prosesor quad core, tablet tersebut memakai kamera 5MP yang dilengkapi LED flash pada bagian belakang. Selain itu, tablet ini masih menggunakan OS Android Ice Cream Sandwich 4.0.
Tablet ini juga mampu memainkan video dengan resolusi 1080p. Sedangkan kamera pada bagian belakang tablet bisa digunakan untuk merekam video 720p. Mengenai harga, tablet ini bakal dijual dengan harga $750 USD. Untuk peluncuran, pihak Samsung belum memberikan keterangan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India